Bandung: Antara Otak-otak dan Kopi Ireng.

Ketika seorang kawan mengajak untuk mengunjungi kota Bandung, awalnya saya sangat segan mengiyakan ajakan tersebut. Selain waktu itu bertepatan dengan long weekend akhir tahun, toh badan ini masih lelah karena baru saja bulak balik merayakan natal bersama keluarga besar. Tapi seketika juga saya ingat sebuah persinggahan yang saya temukan beberapa tahun lalu saat berkunjung ke Bandung. Keinginan untuk mengunjungi kembali tempat yang menyejukkan inilah yang akhirnya membuat saya menyetujui ajakan kawan saya.

Alhasil, Minggu pagi kami sudah berangkat menuju Bandung. Dan setelah menemui jalan yang mulus sepanjang Cipularang, mimpi buruk saya terwujud. Memasuki kota Bandung dari gerbang tol Pasteur, kami menghadapi kemacetan parah. Tidak tanggung-tanggung, untuk menempuh jarak dari jembatan Pasteur menuju Gasibu saja, memakan waktu satu setengah jam! Uedan! Padahal seumur-umur tinggal di jakarta, belum pernah memakan waktu lama menempuh jarak yang Cuma 1 kilometer itu. Baca lebih lanjut

Iklan